S1 Akuntansi

Selamat datang di Progam Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Alma Ata

Universitas Alma Ata sebagai institusi pendidikan tinggi yang dirintis dan didirikan oleh para ulama dan para cendekiawan muslim yang mempunyai kepedulian dalam pembangunan bangsa Indonesia melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang pendidikan. Untuk lebih melengkapi upaya Alma Ata dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa Indonesia dengan cara menyiapkan tenaga akuntansi yang profesional, mandiri, berjiwa enterpreneur dan berakhlak mulia, Universitas Alma Ata bermaksud menyelenggarakan Prodi S1 Akuntansi.

Mengapa harus bergabung menjadi mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta????

Karir di Bidang Akuntansi akan lebih cerah di Perusahaan ataupun pada instansi pemerintahan karena disetiap unit bisnis apapun pasti membutuhkan tenaga akuntansi. Akuntansi itu sendiri merupakan suatu aktivitas jasa yang (mengidentifikasikan, mengukur, mengkalsifikasikan dan mengikhtisarkan) suatu kejadian atau transaksi ekonomi yang menghasilkan informasi kuantitatif terutama yang bersifat data-data berupa laporan keuangan yang digunakan didalam pengambilan keputusan. Melihat prospek tersebut, yaitu : kebutuhan akan tenaga akuntansi baik dibidang edukatif ataupun praktisi di masa yang akan datang sangat dibutuhkan. Universitas Alma Ata Yogyakarta merupakan institusi yang menjawab tantangan tersebut dengan menyelenggarakan pendidikan tenaga akuntansi dengan keunggulan pada Jaminan Mutu Pelayanan, sesuai dengan desain program menggunakan kurikulum terkini dengan metode pembelajaran dirancang untuk membentuk karakter mahasiswa sebagai seorang enterpreneur dan leader yang inovatif, dan berakhlakul karimah, sehingga lulusannya siap bersaing didunia kerja.

Study Banding

BANTUL, studi banding yang dilakukan oleh para dosen UAA menyangkut kurikulum atas prodi baru Akuntansi dilakukan oleh para dosen Akuntansi memiliki tujuan belajar kepada yang lebih pengalaman dalam pengelolaan prodi Akuntansi, dipilihnya UII dikarenakan UII saat memiliki akreditasi A, sehingga diharapkan akan meningkatkan pembelajaran melalui kurikulum yang dapat dikemas memenuhi standar KKNI pada UAA sesuai yang ditetapkan pemerintah. Studi banding yang dilaksanakan ini diterima secara langsung dengan kaprodi Akuntansi Bapak Dekar Urumsah,SE.,S.SI., MCom (S). Ph.D., dalam waktu kurang lebih satu jam setengah kami membahas antara lain kiat dan cara membangun kurikulum akuntansi yang sesuai dengan KKNI, namun dalam bidang Akuntansi saat ini belum disepakati kurikulum yang berbasis KKNI dengan kata lain membangun kurikulum prodi haruslah memenuhi kriteria prodi itu sendiri yang memiliki kekhasan tersendiri dalam prodi tersebut.

Study Tour BMT SIDO GIRI

BANTUL, Kunjungan study tour yang dilaksanakan di BMT SIDO GIRI memiliki nilai dan makna tersendiri bagi prodi Akuntansi, merupakan kunjungan pertama yang dilakukan prodi akuntansi bersama prodi gabungan antara lain prodi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah, dimana tujuan dari study tour antar lain mempererat silahturahmi dengan BMT SIDOGIRI yang sudah terjalin pada kunjungan kunjungan yang dilakukan tahun sebelumnya juga menambah dan menggali ilmu dalam pengembangan dan membangun BMT syariah.

Tujuan Study Banding

Tujuan study banding ke Dewata adalah memberikan pengetahuan kepada mahasiswa akan bisnis bidang percetakan, konveksi dan pembuatan pie susu sehingga melatih para mahasiswa dimasa ynag akan datang untuk mengembangkan jiwa entrepuenur

Ekonomi

Kecepatan ekonomi dunia menuntut akan kekuatan ekonomi masing masing negara agar mempercepat pertumbuhan ekonomi intern, dimana factor ini perlu didukung oleh kecepatan para lulusan akuntansi berperan dalam memajukan perekonomian negara. Hal ini menjadi salah satu peer bagi universitas universitas yang ada di Indonesia, agar lebih menguatkan atas lulusan akuntansi agar berdaya guna dan memiliki kemampuan yang mumpuni dalam bidangnya. Sarjana Akuntansi dinilai sangat vital dalam memajukan ekonomi negara, dimana kelulusan sarjana akuntansi banyak bidang pekerjaan yang nantinya bisa dicangkup oleh para lulusan jurusan fakultas ini. Bisa bekerja di Bank, menjadi seorang marketing ataupun jadi seorang Akuntan, mau menjadi Ahli Ekonomi, atau mau jadi seorang pengusaha, PNS, atau dosen sekalipun bisa dicangkup oleh Fakultas Ekonomi ini. Dan jadi seorang sekretaris pun juga bisa dari lulusan fakultas ini. Karena bidang ekonomi ini bisa dibilang bidang yang fleksibel. Mengambil jurusan di jenjang kuliah bisa menentukan tingkat kesulitan seseorang mendapatkan pekerjaan. Sebuah studi yang dilakukan oleh National Association of Colleges and Employers (NACE), merilis jurusan kuliah apa saja yang paling mudah mendapatkan pekerjaan di 2016 nanti. NACE menyebar kuisioner sejak Agustus hingga pertengahan September pada 201 perusahaan. NACE bertanya mengenai rencana mereka merekrut karyawan baru lulus dari jurusan apa. Contoh-contoh perusahaan tersebut adalah Aetna, Chevron, DuPont, Procter and Gamble dan Macy’s. Dikutip dari Forbes, Kamis (26/11/2015), jurusan yang menghasilkan lulusan yang mudah dapat pekerjaan dibagi menjadi tiga jenjang: sarjana, master dan doktoral.

 

acara FORDEBI

UAA prodi Akuntansi sangat mengapresiasi atas acara FORDEBI yang dilaksanakan di FEB. UGM rabu tanggal 22 juni 2016 merupakan bagian dari agenda kegiatan yang disosialisasikan oleh FORDEBI hal ini mendukung kemajuan dari fordebi secara tidak langsung, dimana kegiatan ini merupakan fasilitas FORDEBI bagi para anggota dan peserta FORDEBI yang akan melakukan seminar atas riset riset penelitian ynga dilakukan FORDEBI.

 

kebijakan tax amnesty

Pada tahun 2016 ini dalam rangka untuk mendorong penerimaan negara pemerintah mengeluarkan kebijakan tax amnesty. Bersama ini fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Alma Ata melalui prodi akuntansi, pada hari Sabtu tanggal 23 Juli 2016 menyelenggarakan seminar yang bertemakan Tax Amnesty, adapun seminar ini ditujukan agar prodi Akuntansi Universitas Alma Ata senantiasa meningkatkan ilmu dan pengetahuan secara terus menerus, seminar merupakan kegiatan rutin bagi prodi Akuntansi didalam menjunjung tinggi tri dharma perguruan tinggi. Selain itu prodi membantu KPP dalam mensosialisasikan tax amnesty yang berumur 9 bulan bagi seluruh aspek akademis dan peluangnya bagi masyarakat luas.
Menurut Riyanto Sutiarso,SE.,M.Ak.,Akt.,CA.,BKP.,SAS selaku pembicara seminar dari Direktorat Jendral Pajak kabupaten bantul secara sederhana dari tax amnesty adalah pengampunan pajak, yaitu adanya penghapusan pajak bagi Wajib Pajak (WP) yang menyimpan dananya di luar negeri dan tidak memenuhi kewajibannya dalam membayar pajak dengan imbalan menyetor pajak dengan tarif lebih rendah. Dengan dilakukannya tax amnesty ini, diharapkan para pengusaha yang menyimpan dananya di luar negeri akan memindahkan dananya di Indonesia dan menjadi WP baru yang patuh sehingga dapat meningkatkan pendapatan pajak negara. Dari pemberitaan CNN Indonesia dinyatakan bahwa banyak orang kaya di Indonesia yang menyimpan uang mereka di luar negeri, seperti Singapura, dengan memanfaatkan tax treaty. Oleh karena itulah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mendorong diberlakukannya tax amnesty ini untuk menarik kembali uang milik warga Indonesia yang disimpan di luar negeri. Melalui kebijakan tax amnesty para wajib pajak baik wajib pajak dalam negri dan wajib pajak repatriasi yang menyimpan dana di luar negri akan memindahkan dana ke Indonesia dalam kurun waktu 3 tahun, selama periode tersebut dana sudah dipidahkan dari luar negeri ke Indonesia tidak diperbolehkan di pindahkan lagi ke luar negeri. Indonesia oleh DJP (Direktorat Jendral Pajak) sebelumnya pernah melakukan tax amnesty pada tahun 1968 dan 1984, namun pemberlakukannya tersebut tidak efektif, dikarenakan pasifnya respon dari wajib pajak dan belum adanya reformasi atas system admnistrasi pajak. Pada tahun 2008, pemerintah pernah menerbitkan aturan Sunset Policy yang diberlakukan selama 14 bulan per Januari 2008. Aturan Sunset Policy ini bisa dibilang merupakan versi mini dari tax amnesty. Sunset Policy adalah kebijakan pemerintah dalam menerapkan penghapusan sanksi administrasi bagi WP yang kurang bayar maupun melakukan kesalahan dalam pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan PPh. Kebijakan versi mini dari tax amnesty ini telah berhasil menambah jumlah penerimaan PPh sebesar Rp7,46 triliun. Hal tersebutlah yang menjadikan pemerintah melakukan tax amnesty yang sedang berlangsung dengan masa umur 9 bulan sampai dengan bulan Maret 2017 perlu dukungan dari masyarakat luas baik sebagi pengusaha, akademis, praktisi. Dengan demikian tax amnesty merupakan salah satu bentuk pemerintah Indonesia meningkatkan jumlah pendapatan pajak Indonesia, sebaiknya kesempatan ini dimanfaatkan mengingat umur tax amnesty 9 bulan per Maret 2017.

 

1,902 total views, 3 views today